Kalau mendengar kata mencuci sungai tentu kita akan merasa sedikit aneh ya, begitu juga denganku ketika pertama kali mendengarnya dari banganda guru... eh guru kok dipakai bangda? ho oh emang 😄. di komunitas kami yang disebut Relawan Eco Enzyme, kami terbiasa memanggil kepada yang berjenis kelamin lelaki dengan bangda serta yang berjenis kelamin perempuan sebagai bunda, hihihi kok giliran perempuan jadi tua panggilannya? entahlah mungkin guru kami sok muda maka maunya dipanggil bangda, uuupss .
Mencuci sungai pertama kali kulakukan tahun 2019, bukan sungai yang airnya bersih lho tapi justru sasaran kita adalah sungai-sungai yang airnya kotor dan bau. Istilah di kota Medan menyebutkan sungai ditengah kota ini adalah parbus alias parit busuk. Sangkin kotornya sampai disebut busuk, karena biasanya air yang mengalir berwarna hitam dan mengeluarkan aroma busuk ditambah lagi dengan sampah-sampah yang dibuang masyarakat. Melihatnya seram sekali 😩😫😵
Mencuci sungai ala Relawan Eco Enzyme ini adalah dengan menuangkan Eco Enzyme murni ke sungai atau parit busuk , Eco Enzyme yang berisi bakteri baik pasive ini ketika bercampur dengan air akan membelah diri menjadi miliaran sel dan aktif kembali, yang akan mengembalikan biota air kembali sehingga sungai akan kembali bersih dan memberikan kondisi sungai yang lebih baik dan sehat. Jadi sudah faham ya, kenapa kita capek-capek buat EE malah dibuang ke sungai atau parit yang kotor. Tetapi dibanding usaha kami yang terus mencoba mencuci sungai dengan perilaku kita yang tidak perduli dan terus menciptakan kerusakan air pasti sangat tidak sebanding. Lalu apakah kami akan berputus asa? tentu tidak, bekerja sepenuh hati untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan adalah motto kami.💪💪
BTW, kira-kira tahukah kamu kenapa saluran pembuangan/parit/got disekitar rumah kita bau dan hitam? Bukan hanya karena kita membuang sampah atau air kotor kita saja yang membuatnya seperti itu, tapi tahukah kamu ketika kita memakai shampoo, sabun, deterjen dan produk produk yang mengandung alkyl benzona sulfate maka akan menyebabkan biota pada air mati dan menyebabkan sungai/got/parit kita bau dan hitam, air kotor ini akan mengalir kelaut dan menyebabkan laut kita juga rusak. Belum lagi efek pada enceng gondok yang akan sangat pesat pertumbuhannya sehingga menyebabkan permukaan air tertutup dan tidak mendapat O2 yang cukup sehigga biota air semakin cepat mati.
tentunya kita tidak ingin ikut andil menjadi salah seorang tersangka pencemar lingkungankan? 😃 makanya mulai sekarang ayo ikutan membuat eco enzyme bersama kami Relawan Eco Enzyme Indonesia, kita cuci sungai sungai yang telah tercemar dengan menuang eco enzyme, kita kurangi pemakaian bahan yang mengandung alkyl benzona sulfate dirumah kita dan kita kelola dan olah sampah kita, dengan semangat zero waste. Lalu apa dan bagaimana sih cara membuat Eco Enzym itu? Dipostingan selanjutnya saya tuliskan yaaaaa
Salam Eco Enzym
Tidak ada komentar:
Posting Komentar